Wednesday, October 17, 2018

"Selection"


Pada kelas besar algoritma  tanggal 10 Oktober 2018, saya mempelajari  materi tentang “Selection”.
Selection merupakan sekumpulan perintah yang bisa dijalankan atau tidak tergantung dari syarat yang ditentukan dari user tersebut.
Secara garis besar, selection dibagi menjadi 3 yaitu :
1.       If
2.       If-else
3.       Switch-case
<Selection If>
Hanya statement yang memenuhi kondisi yang ditentukan yang akan dijalankan oleh program.
Syntax :
if (kondisi) statement;                   (untuk 1 statement saja)
Atau
if (kondisi) {                                        (untuk statement lebih dari 1)
                Statement1;
                Statement2;
                …..
}

<Selection If-Else>
Jika statement memenuhi kondisi yang ditentukan, maka perintah yang dijalankan adalah statement bagian “if”, tetapi jika tidak memenuhi maka perintah yang dijalankan adalah statement bagian “else”.
Syntax :
if (kondisi) statement1;                 (untuk 1 statement saja)
else statement2;
Atau
if (kondisi) {                                        (untuk statement lebih dari 1)
                Statement1;
                Statement2;
                …..
}
else {                                     (untuk statement lebih dari 1)
                Statement3;
                Statement4;
                …..
}

<Nested If / Nested If-Else>
Bisa juga dibilang Selection beranak, Program akan mengecek lebih dari 1 kondisi agar statement bisa dijalankan.
Syntax :
if (kondisi) statement1;
                if(kondisi2) statement2;
                                if (kondisi3) statement3;
Atau
if (kondisi) statement 1;
else
if(kondisi2) statement2;
else
                                if (kondisi3) statement3;

<Switch-Case>
Cara ini sebenarnya sama saja dengan if-else, tetapi jika if-else terlalu banyak anaknya sehingga susah dibaca, maka switch case lebih gampang untuk dibaca meskipun banyak kondisinya.
Syntax :
                switch (variable) {
                                case constant 1 : statement1; break;
                                case constant 2 : statement2; break;
case constant 3 : statement3; break;
default : statement;
                }
Cara kerja switch adalah dengan melihat setiap case constant. Program akan menjalankan case yang cocok dengan inputan user. Jika tidak ada yg cocok, maka switch akan menjalankan perintah default.
Note :
-          Switch case hanya menerima tipe karakter integer & char
-          Di setiap case constant, setelah statement wajib diberi break agar saat program berjalan case yang berjalan tidak bocor ke bawahnya.

< Operator ?>
Fungsi dari operator ini sama seperti if else juga, tapi bedanya dia memberi nilai pada suatu variable.
Syntax : (kondisi) ? statement1 : statement2
Jika kondisi terpenuhi, yg dijalankan statement 1. Jika tidak terpenuhi yang dijalankan statement 2.

<Goto>
Dalam Bahasa c, masih ada fungsi goto. Tetapi fungsi ini sangat tidak disarankan untuk dipakai karena dapat membuat bingung orang yang mengkoding sendiri. Karena kalau ada fungsi ini, program jalannya tidak berurutan. Bisa dari bawah ke atas kemudian ke tengah dan kebawah lagi.

<Error Type>
Secara umum, ada 4 tipe error :
1.       Compile-Time Error, diakibatkan oleh syntax error. Biasanya hal ini sering terjadi kalau lupa menginisialisasi variable, lupa titik koma, dll
2.       Link-Time Error
3.       Run-Time Error, Program berhasil dicompile, tetapi saat dijalankan hasilnya gak jelas bahkan error. Biasanya diakibatkan oleh overflow, pembagian dengan 0,dll
4.       Logical Error, Hasil dari program salah, karena kesalahan algoritma program.


No comments:

Post a Comment